<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Warung Penonton</title>
	<atom:link href="http://warungpenonton.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://warungpenonton.wordpress.com</link>
	<description>Kabar dari Pasar Klewer (SabdaSpace)</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Jun 2009 17:20:17 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Trinitarian Vs Unitarian (Kristen Tauhid) oleh Paijo</title>
		<link>http://warungpenonton.wordpress.com/2008/10/02/99/#comment-30</link>
		<dc:creator>Paijo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 17:20:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://warungpenonton.wordpress.com/?p=99#comment-30</guid>
		<description>Ada orang yang mengambil alih blog pak Esra Soru. Tetapi artikel-artikel yang dilink di sini masih ada. Beliau sudah buat blog baru di http://pelangikasihministry2.blogspot.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada orang yang mengambil alih blog pak Esra Soru. Tetapi artikel-artikel yang dilink di sini masih ada. Beliau sudah buat blog baru di <a href="http://pelangikasihministry2.blogspot.com" rel="nofollow">http://pelangikasihministry2.blogspot.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Dukun Togel Vs Pengkotbah Alam Roh oleh ÇHÆLS1</title>
		<link>http://warungpenonton.wordpress.com/hai-hai-database/dukun-togel-vs-pengkotbah-alam-roh/#comment-17</link>
		<dc:creator>ÇHÆLS1</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2009 09:59:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://warungpenonton.wordpress.com/?page_id=84#comment-17</guid>
		<description>Test</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Test</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Ajaran Andreas Samudra oleh otniel</title>
		<link>http://warungpenonton.wordpress.com/2008/10/16/ajaran-andreas-samudra/#comment-16</link>
		<dc:creator>otniel</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 05:37:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://warungpenonton.wordpress.com/?p=177#comment-16</guid>
		<description>pak,
tolong kirim alamat email bapak Andreas Samudera ke email saya dong..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak,<br />
tolong kirim alamat email bapak Andreas Samudera ke email saya dong..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Ajaran Andreas Samudra oleh Kris</title>
		<link>http://warungpenonton.wordpress.com/2008/10/16/ajaran-andreas-samudra/#comment-14</link>
		<dc:creator>Kris</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2008 13:48:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://warungpenonton.wordpress.com/?p=177#comment-14</guid>
		<description>Pak Budi...
Tuhan itu TUHAN yang bergerak saya kira jaman sekarnag juga tidak ada lidah2 api seperti yang ada di loteng Yerusalem seperti waktu murid2 dipenuhi dengan RK. Menurut saya TUHAN punya seribu satu cara untuk memberikan urapannya terhadap anak2Nya. Rasanya kita tidak perlu menghakimi apakah itu benar atau salah, hanya TUHANlah hakim yang adil.Memang banyak ajaran sesat akan muncul, tapi kita tetap tidak berhak menghakimi. 

Menurut bapak karunia dan urapan itu sama atau beda? Yang bapak jadikan dasar di atas bukanllah urapan tapi karunia... cth urapan bisa dipunyai seseorang tanpa ada sebuah karunia (Saul). jadi memang urapan mempunyai power dan Daud tau akan hal itu, oleh karena itu dia tidak berani kepada Saul meski dalam konteksnya Daud adalah pihak yang benar.

Untuk bagian komentar bapak Budi 
&quot;Komentar saya: adalah suatu omong kosong untuk mengatakan bahwa suatu pengajaran dari Alkitab baru boleh diajarkan setelah orangnya mengalaminya, karena kalau tidak maka itu hanya merupakan suatu pengajaran teoritis yang menyesatkan. Kalau demikian bagaimana misalnya dengan:

*ajaran tentang mengasihi Allah dengan segenap hati, jiwa dan pikiran (Mat 22:37)? Saya yakin tidak ada orang yang bisa mengalami kebenaran ini secara sempurna. Jadi, apakah kita tidak boleh mengajarkannya?

*ayat-ayat Kitab Suci tentang surga dan neraka. Siapa orang yang masih hidup yang pernah mengalaminya? Jadi, apakah itu semua tidak boleh diajarkan? &quot;

Menurut saya yang dimaksudkan adalah kalo kita dapat lebih dahulu melakukan FT maka apa yang kita beritakan lebih powerfull dari pada kita belum dapat melakukannya. Memang ada bagian yang saat ini belum dapat kita lakukan, tapi itu semuanya proses, TUHAN selalu memproses org yang dikasihinya, jadi menurut saya tidak ada salahnya untuk mengajarakan atau mengajak org untuk melakukan bersama2 hal yang mgkn blm dapat dilakukan dengan sempurana.

Sebagai saran saja, lebih baik bapak tidak terlalu cepat mengahakimi sebuah ajaran, kalau bisa bertemulah dahulu, kenalilah dulu bagaimana orangnya yang mengajar dan tentunya buahnya. Karena FT mengatakan kita hanya bisa tau itu benar atau tidak dari buahnya.
TUHAN MEMBERKATI</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Budi&#8230;<br />
Tuhan itu TUHAN yang bergerak saya kira jaman sekarnag juga tidak ada lidah2 api seperti yang ada di loteng Yerusalem seperti waktu murid2 dipenuhi dengan RK. Menurut saya TUHAN punya seribu satu cara untuk memberikan urapannya terhadap anak2Nya. Rasanya kita tidak perlu menghakimi apakah itu benar atau salah, hanya TUHANlah hakim yang adil.Memang banyak ajaran sesat akan muncul, tapi kita tetap tidak berhak menghakimi. </p>
<p>Menurut bapak karunia dan urapan itu sama atau beda? Yang bapak jadikan dasar di atas bukanllah urapan tapi karunia&#8230; cth urapan bisa dipunyai seseorang tanpa ada sebuah karunia (Saul). jadi memang urapan mempunyai power dan Daud tau akan hal itu, oleh karena itu dia tidak berani kepada Saul meski dalam konteksnya Daud adalah pihak yang benar.</p>
<p>Untuk bagian komentar bapak Budi<br />
&#8220;Komentar saya: adalah suatu omong kosong untuk mengatakan bahwa suatu pengajaran dari Alkitab baru boleh diajarkan setelah orangnya mengalaminya, karena kalau tidak maka itu hanya merupakan suatu pengajaran teoritis yang menyesatkan. Kalau demikian bagaimana misalnya dengan:</p>
<p>*ajaran tentang mengasihi Allah dengan segenap hati, jiwa dan pikiran (Mat 22:37)? Saya yakin tidak ada orang yang bisa mengalami kebenaran ini secara sempurna. Jadi, apakah kita tidak boleh mengajarkannya?</p>
<p>*ayat-ayat Kitab Suci tentang surga dan neraka. Siapa orang yang masih hidup yang pernah mengalaminya? Jadi, apakah itu semua tidak boleh diajarkan? &#8221;</p>
<p>Menurut saya yang dimaksudkan adalah kalo kita dapat lebih dahulu melakukan FT maka apa yang kita beritakan lebih powerfull dari pada kita belum dapat melakukannya. Memang ada bagian yang saat ini belum dapat kita lakukan, tapi itu semuanya proses, TUHAN selalu memproses org yang dikasihinya, jadi menurut saya tidak ada salahnya untuk mengajarakan atau mengajak org untuk melakukan bersama2 hal yang mgkn blm dapat dilakukan dengan sempurana.</p>
<p>Sebagai saran saja, lebih baik bapak tidak terlalu cepat mengahakimi sebuah ajaran, kalau bisa bertemulah dahulu, kenalilah dulu bagaimana orangnya yang mengajar dan tentunya buahnya. Karena FT mengatakan kita hanya bisa tau itu benar atau tidak dari buahnya.<br />
TUHAN MEMBERKATI</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Harun Jusuf Membual Karena 12 Shio Memang Begini oleh Kris</title>
		<link>http://warungpenonton.wordpress.com/2008/10/10/harun-jusuf-membual-karena-12-shio-memang-begini/#comment-13</link>
		<dc:creator>Kris</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2008 01:44:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://warungpenonton.wordpress.com/?p=160#comment-13</guid>
		<description>Apa yang dikatakan saudara Bengcu tidak salah, menurut saya mengapa banyak pendeta menganggap ada kutuk di shio adalah pengaplikasiannnya. coba sekarang ada org yang bertanya &quot;apa shio Anda?&quot; mungnkin orang akan mengatakan &quot;shio saya anjing&quot;. Apa yang terpikir pertama kali di pikiran Anda?

Menurut saya yang tidak benar adalah jika seseorang mempunyai shio A misalnya, dia akan mempunyai sifat seperti binatang itu, padahal kita ini adalah gambar Allah dan tentunya kalo kita(orang percaya) ini mempunyai gambar Allah ya pastinya tidak punya donk sifat yang ada di shio tersebut.
Semoga dapat menjadi bahan renungan.thx. GBU</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apa yang dikatakan saudara Bengcu tidak salah, menurut saya mengapa banyak pendeta menganggap ada kutuk di shio adalah pengaplikasiannnya. coba sekarang ada org yang bertanya &#8220;apa shio Anda?&#8221; mungnkin orang akan mengatakan &#8220;shio saya anjing&#8221;. Apa yang terpikir pertama kali di pikiran Anda?</p>
<p>Menurut saya yang tidak benar adalah jika seseorang mempunyai shio A misalnya, dia akan mempunyai sifat seperti binatang itu, padahal kita ini adalah gambar Allah dan tentunya kalo kita(orang percaya) ini mempunyai gambar Allah ya pastinya tidak punya donk sifat yang ada di shio tersebut.<br />
Semoga dapat menjadi bahan renungan.thx. GBU</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
