Warung Penonton

Kabar dari Pasar Klewer (SabdaSpace)

NKOTB is Back!!!

Posted by warungpenonton pada Oktober 2, 2008

Salam Para Pembaca,

Para pembaca yang budiman, musik seringkali dapat membangkitakan kenangan dimasa lampau.Pada saat kita mendengar sebuah lagu ,lagu tersebuat dapat mengingatkan kita kepada suatu masa/jaman dimana lagu-lagu tersebut pernah menjadi Hits.

Jika di Indonesia pada era tahun 80an kita dihebohkan dengan Singkong Dan Keju (Ari Wibowo) maka bagi para penggemar musik pop internasional tahun 80an sampai 90an pasti mengenal nama NKOTB (New Kids On The Block).Pada hari Jumat 19 Sept 2008, setelah 15 tahun absen dari belantika musik Internasional, akhirnya ke-5 personel New Kids On The Blocks berhasil memuaskan para penggemarnya dengan menggelar konser di Panggung dekat lapangan udara Toronto.

NKOTB

“NKOTB”

Ke lima personel NKOTB memang sudah bukan remaja imut yang kita kenal 15 tahun yang lalu.Jonathan Knight (39),Jordan Knight (38),Danny Wood (39),Donnie Wahlberg (38), dan Joey McIntyre (35). Waduh jadi teringat bahwa waktu memang sangat cepat berlalu deh….

Gaya personel NKOTB yang rata-rata telah berusia mendekati kepala empat, tampak tetap bersemangat dan kompak seperti 15 tahun yang lalu.Yang menjadi perbedaan adalah sosok fisik mereka yang bukan lagi seperti anak remaja ABG.NKOTB telah ber-transformasi menjadi 5 sosok pria dewasa…..yang juga cakep-cakep lhoo….

Mereka tampil dengan lagu-lgu Hits mereka di jaman keemasan mereka 15 tahun yang lalu seperti : Step by steps, Tonight, If You Go Away, dan banyak lagi.

Teringat NKOTB penonton selalu teringat dengan gaya berpakaian tahun 80an yang memang antik…he he he….

Mungkin ada diantara para pembaca yang pernah memakai celana jeans sobek-sobek (di bagian lutut), dan memakai Hair Spray atau Minyak Gell demi menopang gaya rambut berjambul yang meniru Elfis atau Lupus (Hilman)….he he he…pokoknya lucu-lucu deh.

Penonton mengakui bahwa selain Era Musik-musik Sentimental tahun 60-70an, era musik tahun 80-90 awal merupakan era dimana Dunia pernuh dengan warna-warni pernak-pernik yang selalu berbekas di memori setiap orang yang pernah hidup di jaman tersebut.

Era tahun 80-90an awal, merupakan sebuah era dimana dunia banyak menikmati Bintang-bintang baru yang merajai blantika permusikan.Sebutlah nama-nama seperti si Raja Pop Michel Jackson( Bad,Man in The Mirror,Black or White), Cindy Louper ( Girl Just Want to Have Fun), Paula Abdul, Jason Danovan, Mc Hammer (Can’t Touch This), dan banyak lagi para penyanyi baik perorangan maupun kelompok yang telah menjadi legenda di jaman sekarang.

Nah ngomong-ngomong soal blantika musik tahun 80an,bagaimana dengan keadaan gereja di Indonesia pada tahun 80an?

Mungkin pertanyaan ini hanya bisa dijawab oleh anggota klewer yang lahir sebelum tahun 80an (yg sekarang berumur 30 ke atas)…bagi yang belum lahir, mohon maaf kalo nggak bisa ikutan buat kasih komentar…he he he

Bagi yang penasaran….sekedar tahu saja…..anak-anak Tuhan pada tahun 80an,nggak bisa berdiskusi dengan cara seperti yang kita lakukan sekarang dengan fasilitas Pasar Klewer……oleh karena internet belum popular saat itu….

Pada tahun 80an, internet masih merupakan sebuah barang Luxury yang langka,tidak setiap orang bisa mempunyai fasilitas internet di rumah pribadi.Penyebaran informasi tentang ke-Kristenan juga masih sebatas dengan penyampaian dalam Kotbah secara per-orangan atau pembagian pamflet yang sangat terbatas sekali.

Waduh…jadi teringat masa lalu nih…….

Beranjak dari ingatan  tentang nostalgia lagu-lagu tahun 80an,kita  juga dapat secara bersamaan mencoba untuk mengingat langkah-langkah yang pernah kita lalui.Kadang-kadang dengan mengingat sebuah kejadian di masa lampau, kita dapat meng-intropeksi diri kita sendiri.Kita mencoba mengingat kesalahan-kesalahan apa yang pernah kita lakukan, dan juga membandingkan’nya dengan keadaan sekarang.

Apakah betul kita telah benar-benar belajar dari pengalaman kita terdahulu?

Apakah kita tidak mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari?

Sama juga bagi generasi muda yang baru saja beranjak dewasa, hal yang sama juga berlaku terhadap setiap  pribadi individu tampa mengenal batasan umur.

Bisakah generasi muda sekarang menghargai segala fasilitas yang tidak dimiliki oleh sebior-senior mereka yang pernah hidup dan melewati jaman era tahun 80an?

Selain daripada itu….

Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara para Senior untuk juga dapat turut berperan serta dalam mengarahkan para Junior. Untuk dapat membantu membimbing dan melatih adik-adik mereka (para Junior), sehingga mereka juga bisa menjadi generasi kristen yang tangguh dan berkwalitas di kemudian har.

Bagi para Senior di Pasar Klewer, tolong jangan sia-siakan adik-adik rohani kita. Karena para Senior juga  tentunya pernah mengalami masa-masa  remaja dan menjadi seorang Junior sebelumnya.

Coba bandingkan masa 20tahun yang lalu dengan jaman sekarang,apakah yang berbeda antara dahulu dan sekarang?

Biarlah batasan umur tidak hanya menjadi alat untuk saling menekan dan saling berusaha menunjukan “Whos The Boss” di Pasar Klewer….

Oleh karena itu….

Bagi yang lebih senior, biarlah bisa selalu mengarahkan dan membantu para Junior agar para Junior juga bisa menjadi generasi penerus yang tangguh dan berkwalitas, selain juga mampu untuk senantiasa selalu berpikiran kritis guna menghindari cobaan dan godaan jaman ini.

Janganlah menjadi Senior yang “Sok Senior” , berlagak diktaktor dan juga anti di kritik….

Bagi para Junior, ingatlah selalu untuk bersikap menghargai dan menghormati para Senior’nya.Silahkan menegur para Senior dengan sopan, jika para Senior dirasakan telah berbuat sesuatu hal yang tidak benar.

Semoga dengan ini, perbedaan umur di Pasar Klewer tidak akan menjadi  jurang pemisah diantara para pedagang Klewer.

Terima kasih…

From OZ far…far…away…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: