Warung Penonton

Kabar dari Pasar Klewer (SabdaSpace)

Daud Tony membual Atau Iblis Memang Menyamar?

Posted by warungpenonton pada Oktober 3, 2008

Salam Para Pembaca,

Setelah kalah bertarung dengan Pdt. Gilbert Lumoindong, Ev. Daud Tony gila selama satu tahun. Suatu hari dia tiba-tiba WARAS dan Yesus Kristus segera menemuinya. Inilah kisahnya, kisah Yesus Kristus MERENDAHKAN DIRI di hadapan seorang manusia SUPER yang bernama DAUD TONY. Kisah manusia paling KURANG AJAR ketika berhadapan dengan Tuhannya.


Memberanikan diri bertanya; Dalam buku-bukunya Ev. Daud Tony menulis:

Pada waktu melontarkan ilmu pamungkas terakhir itulah kata-kata kakek buyut saya terngiang kembali, “Umur 18 tahun, kamu akan melihat terang dan aku memohon kepada yang mahakuasa.” Sewaktu melihat terang yang gilang gemilang itu, tubuh saya gemetaran hebat. Saya tahu saya pasti kalah. Dunia Roh hal 42

Pada waktu diserahkan ke orang tua saya, umur saya tepat 19 tahun. Saya teringat kakek buyut saya berkata, “Aku memohon kepada yang mahakuasa, supaya umur 19 tahun ketemu raja yang adil dari Timur.” Pada waktu saya dalam keadaan ini, tiba-tiba saya mendengar suatu suara yang berwibawa dan lembut namun penuh kuasa, “Akulah alfa dan Akulah Omega, yang awal dan yang akhir. Aku adalah Aku, …” Suara-Nya menggema di dalam batin saya. Demi mendengar kata “Aku adalah Aku”, ada suatu setruman listrik yang luar biasa. Tapi bukan listrik PLN. Listrik dari surga ini menyengat saya, rambut saya langsung berdiri semua. Begitu saya tersengat, kesadaran saya pulih. Ibid. hal 44

Pada waktu saya sadar, jantung saya seakan berhenti, “kok lokasi duelnya sudah berubah? Banyak tanda tanya di benak saya. Lho, kok aku kan kemarin bertarung dengan pendeta-pendeta gendut. Kemana mereka?” Ibid. hal 44

Kenyataannya, saya sudah ada di rumah. Saya bingung, bagaimana bisa di sini? Tiba-tiba, dalam keheningan dan kebingungan, suara itu terdengar lagi, “Aku adalah Aku, Aku adalah Aku. Aku datang menemuimu, Akulah Raja Adil dari Timur. Akulah Alfa dan Omega, Sang Pencipta alam semesta. Lihat Aku telah mati, dan lihatlah Aku bangkit kembali. Akulah terang, Akulah Aku.” Dunia roh hal 45

Saya mendengar suara itu berkata lebih lanjut, “Aku datang menemuimu.” Setelah itu, dia benar-benar menemui saya. Jubahnya putih mengkilap, terang wajah-Nya melebihi cahaya matahari, sinar-Nya berwarna pelangi kuning keemas-emasan. Ibid hal 45

Saya tidak bisa melihat wajahnya secara langsung, dan dia berkata, “Kalau engkau lihat wajahKu, engkau akan mati.” Jadi saya diberitahu, “Kau tidak bisa lihat wajahKu.” Saya hanya bisa melihat jubahNya yang putih mengkilap, bersinar benderang. Dan dia berkata, “Akulah pencipta alam semesta, Akulah Aku, Terang dunia.”Kemudian Dia bertanya, “Maukah engkau percaya padaku?” Saya menjawab, “Aku percaya padaMu.” Ibid. hal 45

Setelah menjawab, Dia berkata kepada saya, “Jadilah engkau seorang penginjil api dan seorang pengusaha. Dan jangan sekali-kali engkau jadi gembala sidang atau pendeta. Karena Engkau Kupanggil bukan untuk itu, tapi untuk menjadi pemberita Injil, pemberita terang, saksi dan teladan bagi banyak orang termasuk pengusaha.” Itulah mengapa saya tidak membuat gereja dan lebih memilih untuk mencari jiwa-jiwa yang mau diselamatkan dari Iblis. Ibid. hal 46

Setelah Tuhan menumpangkan tanganNya, Dia berkata, “Jadilah engkau saksiKu.” Begitu saya sembuh, saya mencari pak Gilbert. Pada saat yang sama pak Gilbert juga mencari saya untuk mendoakan saya. “Lho, kamu sudah sembuh ya?” “Iya.” Kali ini saya tahu, bahwa sebetulnya pak Gilbert tidak pernah menantang saya. Gaya bicaranya memang begitu. Keras namun hangat dan Akrab. Sewaktu di KKR, saya tertipu oleh ambisi saya sendiri. Ibid. hal 46

“Bagaimana kamu bisa sembuh?”
“Saya mendengar suara, “Aku adalah Aku, Alfa Omega.” Dan saya ceritakan sedetil-detilnya bagaimana Tuhan menyembuhkan saya secara adikodrati dan segala ucapan Tuhan. Pak Gilbert menjelaskan panjang lebar mengenai arti ucapan Tuhan yang ternyata sesuai dengan Alkitab, namun intinya ia mengatakan bahwa itulah Yesus, raja adil dari Timur yang menyembuhkan saya. Setelah saya percaya kepada Yesus, ingatan saya perlahan-lahan dipulihkan kembali. Hanya mantera-mantera sudah saya lupa semua, tidak ingat lagi. Rupanya sewaktu saya hilang ingatan, jimat saya dibakar semua. Tuhan melepaskan saya seutuhnya, Halleluya! Ibid. hal 46-47

Jadi saya bertanya kepada pak Gilbert, “Pak Gilbert, apa yang sekarang harus kulakukan untuk berguru kepadamu?” Saya diminta pak Gilbert bersekolah Alkitab. Saya menjadi murid dari Pdt. Pontas Pardede. Tiga tahun bersekolah Alkitab, selalu ranking empat … dari empat siswa! Ibid. hal 47


Bengcu Menjawab:

Ketika dilihat TUHAN, bahwa Musa menyimpang untuk memeriksanya, berserulah Allah dari tengah-tengah semak duri itu kepadanya: “Musa, Musa!” dan ia menjawab: “Ya, Allah.” Lalu Ia berfirman: “Janganlah datang dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus.” Keluaran 3:4-5
Lalu Musa berkata kepada Allah: “Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya? — apakah yang harus kujawab kepada mereka?” Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.” Keluaran 3:13-14
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Pergilah kepada bangsa itu; suruhlah mereka menguduskan diri pada hari ini dan besok, dan mereka harus mencuci pakaiannya. Menjelang hari ketiga mereka harus bersiap, sebab pada hari ketiga TUHAN akan turun di depan mata seluruh bangsa itu di gunung Sinai. Sebab itu haruslah engkau memasang batas bagi bangsa itu berkeliling sambil berkata: Jagalah baik-baik, jangan kamu mendaki gunung itu atau kena kepada kakinya, sebab siapa pun yang kena kepada gunung itu, pastilah ia dihukum mati. Tangan seorang pun tidak boleh merabanya, sebab pastilah ia dilempari dengan batu atau dipanahi sampai mati; baik binatang baik manusia, ia tidak akan dibiarkan hidup. Hanya apabila sangkakala berbunyi panjang, barulah mereka boleh mendaki gunung itu.” Keluaran 19:10-13
Ketika Yosua dekat Yerikho, ia melayangkan pandangnya, dilihatnya seorang laki-laki berdiri di depannya dengan pedang terhunus di tangannya. Yosua mendekatinya dan bertanya kepadanya: “Kawankah engkau atau lawan?” Jawabnya: “Bukan, tetapi akulah Panglima Balatentara TUHAN. Sekarang aku datang.” Lalu sujudlah Yosua dengan mukanya ke tanah, menyembah dan berkata kepadanya: “Apakah yang akan dikatakan tuanku kepada hambanya ini?” Dan Panglima Balatentara TUHAN itu berkata kepada Yosua: “Tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat engkau berdiri itu kudus.” Dan Yosua berbuat demikian. Yosua 5:13-15
Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia. Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?” Jawab Saulus: “Siapakah Engkau, Tuhan?” Kata-Nya: “Akulah Yesus yang kauaniaya itu. Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kauperbuat.” Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan, karena mereka memang mendengar suara itu, tetapi tidak melihat seorang juga pun. Saulus bangun dan berdiri, lalu membuka matanya, tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa; mereka harus menuntun dia masuk ke Damsyik. Kisah Para Rasul 9:3-8
Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala, katanya: “Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia.” Lalu aku berpaling untuk melihat suara yang berbicara kepadaku. Dan setelah aku berpaling, tampaklah kepadaku tujuh kaki dian dari emas. Dan di tengah-tengah kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas. Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api. Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian; suara-Nya bagaikan desau air bah. Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik. Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: “Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut. Wahyu 1:10-18

Ketika Ev. Daud Tony bersaksi tentang pertemuannya dengan raja adil dari Timur, Pdt. Gilbert menyatakan bahwa si ratu adil dari Timur yang menemui Ev. Daud Tony adalah Yesus Kristus dan semua yang diucapkannya sesuai dengan Alkitab. Sebelum membahas lebih lanjut, silahkan anda membaca kembali kesaksian Ev. Daud Tony itu dengan teliti. Ingat, Kesaksian itu diceritakan kepada Pdt. gilber Lumoindong ketika dia belum sekolah Theologia (kecuali keduanya sepakat untuk sama-sama berdusta). Setelah anda membaca kesaksian Ev. Daud Tony, tolong anda luangkan waktu untuk membaca kisah-kisah manusia bertemu Allah dan Yesus Kristus di dalam ayat-ayat Alkitab tersebut di atas. Perhatikan perbedaannya. Apa perbedaan kesaksian Ev. Daud Tony dengan kesaksian Alkitab?

Siapa yang menjumpai Musa di gunung Horeb dalam rupa nyala api yang keluar dari semak duri? Allah! Alkitab tidak mencatat bahwa Musa tersungkur menyembah nyala api yang keluar dari semak duri itu. Namun Musa menurut ketika Allah memerintahkannya untuk menanggalkan kasutnya sebab tempat Itu suci (Keluaran 3:1-4:18). Kenapa Musa tidak tersungkur menyembah Allah? Karena bila melakukannya maka itu berarti Musa menyembah SEMAK DURI dan API. Itu melanggar hukum KEDUA dari sepuluh Hukum Allah, menyembah Allah dalam WUJUD dan BENTUK. Silahkan renungkan perlahan-lahan dan LIHATLAH betapa KONSISTEN-nya Allah yang kita sembah!

Siapa yang dijumpai Musa di gunung Sinai? Allah! Bangsa Israel tidak boleh menyentuhnya karena gunung itu KUDUS. Allah memberi perintah kepada Musa untuk turun gunung dan kembali mengingatkan bangsa Israel agar tidak menyentuh gunung itu atau mati, sebab gunung itu KUDUS. Gunung Itu Kudus karena TUHAN berkunjung. Inilah perintah Allah kepada Musa,

Berfirmanlah Ia kepada Musa: “Naiklah menghadap TUHAN, engkau dan Harun, Nadab dan Abihu dan tujuh puluh orang dari para tua-tua Israel dan sujudlah kamu menyembah dari jauh. Keluran 24:1

Siapa yang ditemui oleh Yosua di dekat Yeriko? Panglima Balatentara TUHAN (YHWH) Siapa Panglima balatentara YHWH itu? Dia adalah Anak Allah, Yesus Kristus sebelum inkarnasi menjadi manusia. Ketika Dia memperkenalkan diri, Lalu sujudlah Yosua dengan mukanya ke tanah, menyembah! Panglima balatentara TUHAN memerintahkan Yosua menanggalkan kasutnya karena tempat itu KUDUS. Tempat itu Kudus karena Panglima balatentara TUHAN berkunjung.

Siapa yang ditemui oleh Paulus dalam perjalanannya ke Damsyk? Saat itu dia bukan orang Kristen, tujuannya ke Damsyk untuk menangkap dan memenjarakan orang Kristen. Apa yang terjadi saat itu? tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia. Apa yang terjadi pada Paulus pada saat itu? Apakah dia terjengkang? Tidak! Apakah dia MENCELAT? Tidak! Paulus rebah rata dengan bumi sambil menutup matanya. Apakah Paulus menanggalkan kasutnya? Tidak! Apakah Paulus menyembah? Tidak! Inilah yang dicatat Alkitab.

Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan, karena mereka memang mendengar suara itu, tetapi tidak melihat seorang juga pun. Saulus bangun dan berdiri, lalu membuka matanya, tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa; mereka harus menuntun dia masuk ke Damsyik. Kisah Para Rasul 9:8

Paulus tidak perlu menanggalkan kasutnya dan tidak perlu menyembah karena saat itu Yesus Kristus tidak hadir di situ. Tanah itu tidak Kudus karena Yesus Kristus tidak ada di situ. Itu bukan kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali. Itu yang disebut penglihatan. Paulus melihat namun teman-temannya tidak melihat. Namun walaupun hanya penglihatan Itu membuat Paulus Gentar hingga menutup matanya dan rebah sampai rata dengan tanah. Kenapa Tuhan Yesus tidak mendatangi Paulus? Karena waktunya belum genap.
Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Lukas 21:27

Yohanes bersaksi, “Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh …” Rasul Yohanes mendapat penglihatan. Siapa yang dia lihat Yesus Kristus. Walaupun dia sadar bahwa itu hanya penglihatan, namun apa yang dia lakukan ketika melihat Yesus Kristus, Gurunya yang pernah hidup bersamanya selama tiga Tahun? Yohanes bersaksi, “Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati” Kenapa Yohanes melakukannya? Karena dia tahu siapa yang temuinya dalam penglihatan itu. Yesus Kristus Sang Awal dan Sang Akhir dan Sang Hidup. Coba perhatikan bagaimana Yohanes melukiskan Yesus yang ditemuinya.

Dan di tengah-tengah kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas. Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api. Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian; suara-Nya bagaikan desau air bah. Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik. Wahyu 1:13-16

Handai taulan sekalian, Alkitab mencatat, Paulus yang belum Kristen melihat Yesus dalam PENGLIHATAN, dia hanya melihat cahaya. Dia rebah ketakutan sehingga tidak berani membuka matanya. Yohanes, orang Kristen, rasul Kristus, melihat Yesus dalam PENGLIHATAN, dia melihat wujud dan bentuk namun bukan wujud dan bentuk yang pernah dilihatnya selama hidup bersama dengan Yesus, bahkan setelah kebangkitan Yesus. Dia tersungkur di depan kaki-Nya seperti orang mati, dia GENTAR.

Handai taulan sekalian, apakah TUHAN memperkenalkan diri-Nya dulu kepada Musa sebelum menampakkan Kemuliaan-Nya? Apakah Panglima balatentara TUHAN memperkenalkan diri-Nya dulu sebelum menampakkan diri-Nya kepada Yosua? Apakah Yesus Kristus memperkenalkan diri-Nya dulu sebelum menampakan Kemuliaan-Nya kepada Paulus? Apakah Yesus Kristus memperkenalkan diri-Nya dulu sebelum menampakan diri-Nya kepada Yohanes? TIDAK! Baik Allah, Panglima balatentara Allah maupun Yesus Kristus menampakkan Wujud dan bentuk dulu sebelum memperkenalkan diri-Nya. Kenapa berlaku hal demikian? Karena itulah CARA Allah! Dia menampakkan Kemulian-Nya dulu sehingga ketika memperkenalkan DIRI manusia tidak KUASA membantah!

Saudaraku, silahkan baca kembali dengan teliti kesaksian Ev. Daud Tony tentang pertemuannya dengan sang raja adil dari Timur. Sang ratu adil dari Timur memperkenalkan dirinya lengkap dengan semua gelarnya sebelum menampakkan diri.

suara itu terdengar lagi, “Aku adalah Aku, Aku adalah Aku. Aku datang menemuimu, Akulah Raja Adil dari Timur. Akulah Alfa dan Omega, Sang Pencipta alam semesta. Lihat Aku telah mati, dan lihatlah Aku bangkit kembali. Akulah terang, Akulah Aku.”

Saya mendengar suara itu berkata lebih lanjut, “Aku datang menemuimu.” Setelah itu, dia benar-benar menemui saya. Jubahnya putih mengkilap, terang wajah-Nya melebihi cahaya matahari, sinar-Nya berwarna pelangi kuning keemas-emasan.

Saya tidak bisa melihat wajahnya secara langsung, dan dia berkata, “Kalau engkau lihat wajahKu, engkau akan mati.” Jadi saya diberitahu, “Kau tidak bisa lihat wajahKu.” Saya hanya bisa melihat jubahNya yang putih mengkilap, bersinar benderang. Dan dia berkata, “Akulah pencipta alam semesta, Akulah Aku, Terang dunia.”Kemudian Dia bertanya, “Maukah engkau percaya padaku?” Saya menjawab, “Aku percaya padaMu.”

Handai taulan, silahkan ngakak bila anda merasa lucu, sebab satu-satunya hal yang mencegah saya terbahak-bahak ketika pertama kali membaca kesaksian itu karena hati saya penuh kemarahan dan kesedihan saat itu, itu sebabnya saya hanya meringis dengan mata basah saking masgulnya. Wo ala ala … Tuhan, tolong ampunilah dia karena dia tahu apa yang dilakukannya!

Handai taulan sekalian, sejak kapan Yesus Kristus menyebut diri-Nya Ratu Adil Dari Timur? Sejak kapan Umat Kristen menggelari Yesus Kristus Ratu Adil Dari Timur? Ya, saya tahu, sejak Ev. Daud Tony mengajarkannya! Namun itu NGAWUR!

Handai taulan, silahkan baca kembali keempat Injil dengan teliti, sejak kapan Yesus Kristus mengagul-agulkan diri-Nya sebagai Sang Pencipta Alam Semesta? Ya, saya tahu, sejak Ev. Daud Tony mengajarkannya! Namun itu DUSTA!

Handai taulan, silahkan baca kembali keempat Injil dengan teliti, sejak kapan Yesus Kristus merasa perlu mengingatkan manusia yang ingin ditemuiNya dengan berkata, “Aku datang menemuimu.” Ya, saya tahu, sejak Ev. Daud Tony mengajarkannya! Namun dia MEMBUAL!

Saudaraku, ketika bertemu dengan ratu adil dari Timur, saat itu Ev. Daud Tony bukan orang Kristen. Saat itu dia adalah seorang dukun PECUNDANG, bahkan dia baru beberapa menit WARAS dari gilanya. Siapa yang dia temui saat itu? Maaf, maksud saya APA yang dia temui saat itu?

Bukankah yang dia lihat saat itu hanya sebuah jubah putih mengkilap? Tanpa kepala dan tanpa anggota tubuh sama sekali? Maaf, bukan mau melecehkan, tanpa mengurangi rasa hormat, namun saat itu dia baru beberapa menit, bahkan mungkin baru beberapa detik WARAS. Mungkinkah saat itu sebenarnya Ev. Daud Tony belum WARAS atau belum WARAS sepenuhnya dan yang dia lihat adalah DASTER putih mamanya yang tergantung dekat jendela sementara matahari menyorot dari jendela, menyilaukan? Sekali lagi maaf, bukannya mau melecehkan, tanpa mengurangi rasa hormat sama sekali, namun bukankah dia baru mengaku kena strum listrik yang luar bisa? Di samping itu, mustahil orang normal mengungkapkan kalimat ini, namun dia mengucapkannya “terang wajah-Nya melebihi cahaya matahari, sinar-Nya berwarna pelangi kuning keemas-emasan.” Kita sama-sama tahu cahaya matahari, kita juga pernah melihat pelangi dan kita tahu apa itu warna kuning keemasan bukan? Namun, karena Ev. Daud Tony sudah menyaksikannya dan Pdt. gilbert Lumoindong sudah memberikan konfirmasinya atas KEWARASANNYA, maka baiklah kita mempercayai bahwa saat itu dia memang sudah WARAS dan yang ditemuinya itu memang ratu adil dari TIMUR.

Ketika Allah menampakan diri kepada Musa, tempat itu menjadi kudus, ketika menampakkan diri kepada bangsa Israel, gunung Sinai menjadi kudus. Ketika Panglima balatentara TUHAN menampakkan diri kepada Yosua tempat itu menjadi kudus. Kudus karena Allah hadir di situ. Ketika menampakkan diri kepada Paulus, ketika menampakkan diri kepada Yohanes, tempat itu tidak menjadi KUDUS, karena itu hanya PENGLIHATAN. Yesus Kristus tidak hadir di tempat-tempat itu. Namun walaupun tidak hadir di tempat itu, namun KUASA penglihatan itu nyata. Paulus rebah seperti orang mati sambil menutup mata KETAKUTAN. Yohanes Tersungkur seperti orang mati karena GENTAR.

Ketika ratu adil dari Timur menampakkan diri kepada Ev. Daud Tony, tempat itu tidak KUDUS, bahkan Ev. Daud Tony bukan saja tidak merasa TAKUT atau GENTAR, dia bahkan berprilaku seolah bertemu dengan sahabat lama. Handai taulan sekalian, ketika menemukan dirinya ada di rumah, Ev. Daud Tony kebingungan, karena hal terakhir yang diingatnya adalah duel dengan Pdt. Gilbert Lumoindong. Namun ketika mendengar suara ratu adil dari Timur, bahkan ketika ratu adil dari Timur menampakkan dirinya, Ev. Daud Tony tidak BINGUNG sama sekali. Dia JUSTRU berprilaku seolah sedang bertemu dengan SAHABAT yang sudah dikenalnya sejak 1000 tahun yang lalu. Aneh bukan? Iya, Aneh, namun itulah dunia ALAM GAIB, itulah DUNIA ROH, itulah dunia DUKUN.

Handai taulan sekalian, apabila Ev. Daud Tony tidak MEMBUAL, siapakah yang dia temui saat itu? Pdt. Gilbert Lumoindong bilang itu Yesus Kristus, Ev. Daud Tony tidak pernah membantah pernyataan Pdt. Gilbert Lumoindong, itu berarti keduanya YAKIN bahwa yang ditemui oleh Ev. Daud Tony adalah Yesus. Yesus Kristus berjanji, kedatangan-Nya kembali kedunia akan disertai dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Walaupun hadir dalam PENGLIHATAN namun, Dia hadri dalam segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Itu sebabnya Paulus yang bukan orang Kristen rebah seperti orang mati dan memejamkan mata sementara Yohanes yang Kristen dan rasul tersungkur seperti orang mati. Di samping itu, Yesus Kristus tidak pernah menyebut dirinya Ratu Adil dari Timur dan MENGUMUMKAN kehadiran-Nya sebelum MENAMPAKKAN diri-Nya. MUSTAHIL yang menemui Ev. Daud Tony saat itu adalah Yesus Kristus.
Apabila Ev. Daud Tony tidak MEMBUAL, maka ratu adil dari timur adalah IBLIS yang MENYAMAR.

~~~END~~~

*Tulisan di sadur dari Blog tulisan hai-hai di Pasar Klewer.

2 Tanggapan to “Daud Tony membual Atau Iblis Memang Menyamar?”

  1. gledis said

    Maaf, sy tertarik dgn tulisan anda🙂 mau tanya, ev. Daud tony itu siapa y? N komentar dikit, knp kt g bersyukur pd 1 kenyataan dr apa yg dtls ev. Daud yaitu dia udah ngaku kalo Tuhan Yesus itu adalah Tuhan n juruselamat sesungguhnya..artinya nambah 1 orang diselamatkan kan🙂

  2. hmm said

    kata2 anda penuh emosi dan kebencian..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: