Warung Penonton

Kabar dari Pasar Klewer (SabdaSpace)

Archive for the ‘Seputar Pasar Klewer’ Category

Harun Jusuf Membual Karena 12 Shio Memang Begini

Posted by warungpenonton pada Oktober 10, 2008

Kepada Para Pembaca,

Kembali penonton membawakan cuplikan artikel tulisan yang aslinya merupakan buah tulisan Sdr Hai-hai yang pada kesempatan ini akan membahas tentang tulisan-tulisan dari pada Sdr Harun Jusuf yang dapat juga  ditemukan dalam bentuk  buku.

Selamat menikmati…

Walaupun mengaku mantan praktisi hongsui profesional, namun Harun Jusuf bukan pengkotbah pertama yang mengajarkan tentang misteri kutuk dibalik 12 shio karena Pdt. Eddy Tatimu, Pdt. Dr. Eku Hidayat MA, Pdt. Markus Tan, Pdt. Theodores Tabaraka, Pdt. Gilbert Lumoindong, Ev. Daud Tony, Pdt. Vera Setiawan, Pdt. Paulus Yedid Yah, Pdt. Timotius Arifin, Ir. Herlianto MTh, dan banyak pengkotbah lainnya sudah mengajarkan hal yang sama. Atas dasar apa para pengkotbah itu mengajarkan keberadaan kutuk dibalik 12 shio? Kenapa tidak ada jemaat yang mempertanyakannya? Kenapa anda menerimanya sebagai kebenaran ajaran Kristen tanpa mempertanyakannya?

Memberanikan diri bertanya; Dalam bukunya yang berjudul Pertobatan Mantan Peramal dan Hong Sui, Harun Jusuf menulis:

Dari sudut pandang kerohanian, ini merupakan sarana iblis yang secara tidak langsung telah memakai mulut para orang tua untuk mengutuki anak-anak yang mereka lahirkan. Iblis tidak bisa mengutuki manusia karena manusia tidak berasal dari dia, sehingga dia menggunakan segala celah untuk menaklukan manusia. Pertobatan Mantan Peramal dan Hong Sui hal 88

Perlu diketahui bahwa sesungguhnya hanya ada tiga pihak yang bisa mengutuki kita sebagai manusia. Pertama adalah Tuhan yang menciptakan kita, kedua adalah orang tua yang melahirkan kita, ketiga adalah diri kita sendiri. Ibid. hal 88

Namun, kita yang beriman tentu percaya bahwa Tuhan yang kita agungkan tidak mungkin mengutuki manusia. Jadi, tinggal pihak orang tua dan diri kita sendiri yang bisa melakukan kutukan terhadap manusia itu sendiri. Kita yang telah mengenal jalan Tuhan harus berhati-hati dengan hal ini. Hal ini juga sudah dijelaskan dalam Firman Tuhan. Ibid. hal 89
Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah, dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi. Yakobus 3:9-10
Tuhan sangat tidak berkenan dengan Shio, karena di balik itu semua terdapat maksud dan rencana si jahat. Dalam Firman Tuhan ada contoh yang serupa dengan kepercayaan Shio yaitu yang disebut menilik hati binatang. Ibid. hal 89
Sebab raja Babel berdiri pada persimpangan jalan itu, pada awal kedua jalan itu untuk melakukan tenungan; ia mengocok panah, meminta petunjuk dari terafim dan menilik hati binatang. Yehezkiel 21:21
Dalam bahasa mandarin, Shio itu aslinya disebut “Sheng Xiao.” Sheng berarti hidup dan Xiao berarti bayangan, seperti, serupa, dan sebagainya. Bila orang tua mengatakan bahwa anaknya memiliki Shio ini dan Shio itu, maka berarti bahwa orang tua itu mengatakan anaknya serupa dengan binatang tersebut. Dan selanjutnya kita bisa melihat bahwa kehidupan, sifat, dan kepribadian anak tersebut akan berkembang serupa dengan Shio binatang tersebut. Jadi, tidak mengherankan bila di dalam diri manusia banyak terdapat sifat-sifat yang seharusnya bukan milik manusia. Ibid. hal 89
Perhatikan bayi-bayi yang baru lahir di rumah bersalin. Walaupun terdapat banyak bayi di sana tetapi tidak seorang bayipun yang wajahnya menyebalkan. Bayi tersebut semuanya berwajah polos-polos dan suci. Tetapi sesudah besar, perlahan namun pasti, sifat dan watak maupun jalan hidupnya akan identik dengan shio atau horoscope yang dipercayai itu. Bila hal ini terjadi, maka artinya bahwa Shio atau Horoscope itu mulai menguasainya. Hak untuk menentukan jalan hidup sendiri telah terambil. Selanjutnya, di bawah sadar atau alam roh, kehidupan orang tersebut akan berjalan sesuai dengan ramalan Shio dan Horoscope tersebut. Misteri inilah yang membuat ramalan atau sifat seseorang sesuai dengan yang terdapat pada Shio dan Horoscope. Ibid. hal 90
Hanya ditambah Shio saja, banyak orang tanpa sadar telah terpikat oleh kuasa dunia untuk menyamakan anak cucu mereka dengan binatang, padahal kita sebagai manusia diciptakan serupa dengan Allah sendiri. Namun, manusia lebih suka menyamakan dirinya dan anak cucu mereka dengan para binatang. Suatu tragedi yang menyakitkan hati Allah, Bapa yang di sorga. Ibid. hal 90
Bengcu menjawab:

Bapak Harun Jusuf yang terhormat, kalender adalah sistem pengukuran waktu. Satuan waktu yang digunakan saat ini adalah detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun, dasawarsa, abad dan milenium. Untuk mengukur jarak dapat digunakan tongkat, untuk mengukur waktu para bijaksana melakukannya dengan mengamati letak benda-benda langit. Benda-benda langit yang diamati untuk menentukan waktu adalah yang nampak dengan mata telanjang yaitu matahari, bulan dan bintang-bintang (planet). Salah satu sistem kelender yang saat ini digunakan seluruh dunia, disebut kelender Masehi.

Berfirmanlah Allah: “Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi.” Dan jadilah demikian. Kejadian 1:14-15
Dari mana nama-nama hari dalam kalender masehi didapat? Nama-nama hari dalam kelender masehi di dapat dari nama-nama benda langit yang dapat dilihat dengan mata telanjang dan dari nama Dewa-dewi, kepada siapa hari tersebut didedikasikan. Di bawah ini adalah daftar nama-nama hari dan asal-muasalnya.

Daftar Nama-Nama Hari 

Indonesia

Inggris

Benda Langit

Keterangan

Minggu

Sunday

Solar

Sun day artinya hari matahari. Hari tersebut didedikasikan untuk dewa matahari.

Senin

Monday

Moon

Moon day atinya hari bulan. Hari tersebut didedikasikan kepada dewi bulan.

Selasa

Tuesday

Mars

Tuesday berasal dari kata Tiu atau Tiw atau Tyr, dewa perang bangsa Viking, putra dewa Odin atau Woden. Mars adalah nama dewa perang bangsa Romawi.

Rabu

Wednesday

Mercury

Wednesday berasal dari kata Woden day atau hari Woden atau Odin yang merupakan raja dewa bangsa Viking. Mercury adalah dewa Jalan yang juga bertugas sebagai kurir para dewa.

Kamis

Thursday

Jupiter

Thursday berasal dari kata Thor day, Thor adalah dewa perang bangsa Viking. Jupiter adalah dewa petir bangsa Romawi.

Jumat

Friday

Venus

Friday berasal dari kata Frigg day. Frigg adalah dewi asmara bangsa Viking. Venus adalah dewi asmara bangsa Romawi.

Sabtu

Saturday

Saturn

Saturn adalah nama dewa Kesuburan dan tumbuhan bangsa Romawi.

Di dalam sistem kalender Masehi, setiap hari dalam seminggu didedikasikan kepada seorang dewa atau dewi penguasa benda langit tertentu. Pada hari tersebut dilakukan penyembahan kepada dewa atau dewi yang bersangkutan.

Pak Harun Jusuf yang bijaksana, setelah mengetahui asa-muasal nama-nama hari kelender masehi. Sebagai seorang ahli, dapatkah anda memberitahu saya kutuk apa yang kita tanggung setiap kali menyebutkan hari apa kita dilahirkan? Apakah sebaiknya kita tidak menyebut nama-nama hari tersebut atau kita harus mengadakan Kebaktian Memutuskan Kutuk Nama-nama Hari?

Bagaimana nama-nama bulan dalam kalender masehi didapat? Sebagian nama-nama bulan dalam kalender masehi berasal dari nama-nama raja dan dewa-dewi.

Daftar Nama-nama Bulan

Nama

Dewa

Keterangan

January

Janus (janua)

Nama dewa pintu & Gerbang bangsa Romawi

February

Berasal dari kata februare yang artinya menyucikan diri.

March

Mars

Martius atau Mars adalah dewa perang bangsa Romawi yang paling dipuja dan ditakuti.

April

Aphrodite

Nama dewi Cinta bangsa Romawi.

May

Maia

Nama dewi musim semi & pertumbuhan bangsa Romawi

June

Juno

Nama dewa perkawinan bangsa Romawi

July

Julius Caesar

Awalnya disebut Quintilis, artinya kelima, lalu menjadi July untuk menghormati Julius Caesar.

August

Augustus

Awalnya disebut sextillis, artinya keenam, lalu menjadi August untuk menghormati kaisar Augustus.

September

Berasal dari kata Septem artinya tujuh.

October

Berasal dari kata octa yang artinya delapan.

November

Berasal dari kata Novem, artinya sembilan.

December

Berasal dari kata decem, artinya sepuluh.

Di dalam kalender masehi, lima dari 12 nama bulan dalam setahun berasal dari nama dewa-dewi, dua yang lainnya adalah nama manusia yang dipuja sebagai dewa, sedangkan empat lainnya tidak sesuai lagi dengan kenyataan saat ini.

Pak Harun Jusuf yang baik, izinkan saya bertanya sekali lagi, kutuk apa yang kita tanggung ketika menyebut diri kita lahir pada bulan tertentu? Apakah sebaiknya kita tidak menggunakan nama-nama bulan tersebut atau kita harus mengadakan Kebaktian Memutuskan Kutuk Nama-nama Bulan?

Sungguh mengerikan! Ketika ditanya lahir hari apa dan bulan berapa, sebaiknya anda diam saja, sebab sekali menjawab anda lahir hari Jumat bulan Juni, maka menurut ilmu Shio ala Harun Jusuf, secara otomatis anda mengutuk diri sendiri untuk menyerupai dewi Venus dan dewa Juno, akibatnya anda akan jatuh cinta dan menikah terus-terusan. Bukankah hal itu yanng akan terjadi bapak Harun Jusuf yang terhormat?

Bagaimana cara bangsa Tiongkok kuno menyusun sistem kalender mereka? Apabila Harun Jusuf sedikit rendah hati dan mau belajar, maka dia akan tahu bahwa bangsa Tiongkok menyusun sistem kalender dengan cara yang sama dengan bangsa Romawi dan bangsa Yahudi, yaitu dengan mengamati benda-benda langit, matahari, bulan dan bintang-bintang (planet). Bangsa Tiongkok sudah menyusun kalender jauh sebelum bangsa lain melakukannya.

Sistem Kalender Imlek yang kita kenal sekarang ini tidak disusun sekali jadi namun melalui proses penyempurnaan berkesinambungan dari generasi ke generasi. Menurut tradisi, kalender sudah digunakan di Tiongkok sejak raja Fuxi (2952-2836SM), sedangkan para ilmuwan menyatakan bahwa kalender baru digunkan pada jaman raja Huang Di (2698-2599SM). Kitab Shu Jing, buku sejarah tertua Tiongkok kuno mencatat bahwa kalender sudah digunakan secara luas pada pemerintahan Raja Yao (2357-2255SM).

Raja Yao memberi perintah kepada Xi dan He, “Muliakanlah Hao Tian (Tuhan Yang Maha Besar), catatlah peredaran matahari, bulan dan bintang kejora lalu ajarkanlah dengan penuh hikmat kepada rakyat  tentang waktu. Shu Jing I:I:3 – Yao Dian

Baginda berkata, Ingatlah, kalian, Xi dan He, “Satu tahun terdiri dari tiga ratus enam puluh enam hari. Dengan memperhatikan bulan kabisat (runyue), setiap empat tahun, tetapkanlah empat musim secara tepat sepanjang tahun untuk menjamin ratusan pekerjaan mencapai tujuannya dengan gemilang. Shu Jing I:I:8 – Yao Dian

Walaupun banyak orang yang menganggap kalender Tiongkok kuno adalah kelender bulan, namun pendapat itu hanya setengah benar, sebab kelender Tiongkok adalah perpaduan kelender matahari dan bulan. Di dalam kalender Tiongkok dikenal sexagenary cycles atau ganzi atau siklus 60 di mana setelah mencapai 60 akan kembali lagi ke 1. Siklus itu berlaku untuk jam, hari bulan dan tahun. Siklus 60 ini didapat dengan memadukan Tiangan (10 Tiang langit) dan Dizhi (12 cabang bumi) dengan Wuxing  (lima unsur) dan Yinyang (negatif positif.

12 cabang bumi digunakan untuk nama satuan waktu dalam sehari semalam dan nama tahun dalam siklus 12 tahunan. Sedangkan 10 tiang langit digunakan untuk nama-nama hari dalam seminggu (xun) yang jumlahnya sepuluh hari. Dari mana bangsa Tiongkok kuno mendapatkan ke 10 tiang langit dan 12 cabang bumi tersebut? Dari mengamati benda-benda langit!

Daftar 12 Cabang Bumi

Jupiter adalah planet terbesar (11X bumi) dari sembilan planet yang ada dalam tata surya. Setelah bulan dan planet Venus yang biasa disebut bintang fajar atau Bintang senja, maka planet Jupiter adalah benda langit yang nampak paling terang di langit malam. Para ilmuwan Tiongkok kuno sangat memperhatikan posisi Jupiter karena mempengaruhi iklim di bumi. 12 tahun adalah waktu yang dibutuhkan oleh Jupiter untuk mengelilingi matahari satu putaran penuh. 12 cabang bumi adalah 12 posisi Jupiter ketika mengelilingi matahari dan 12 posisi Jupiter dalam sehari semalam, sedangkan 12 shio adalah lambang binatang untuk ke 12 cabang bumi tersebut. Daftar 10 Tiang Langit

Selain matahari dan bulan, ada 5 benda langit lain yang nampak dengan mata telanjang. Ilmuwan Tiongkok kuno menyebut kelimanya Wuxing (lima elemen) yang terdiri dari Jupiter (kayu), Mars (api), Saturnus (tanah), Venus (logam) dan Mercuri (air). Matahari adalah Yang (jantan) sedangkan bulan Yin (betina). 10 tiang langit adalah perpaduan lima planet dengan  matahari dan bulan. Itu sebabnya 1 minggu dalam kalender Tionghua adalah 10 hari.

Bapak Harun Jusuf yang terhormat, anda tahu bagaimana menilik hati binatang di dalam Yehezkiel 21:21 dilakukan? Dengan membunuh binatang lalu mengamati hatinya. Cara demikian jelas berbeda dengan 12 shio. Karena kata “binatang” langsung dianggap sama dengan 12 shio? Ha ha ha ha … Anda sungguh nekad!

Sekarang anda tahu arti 12 cabang bumi atau 12 shio dan 10 tiang langit. Dengan pengetahuan demikian, bukankah teori kutuk dibalik Shio yang anda ajarkan hancur berantakan? Bagaimana anda mempertanggungjawabkan bualan anda kepada sesama orang Kristen di hadapan Tuhan?

—–END—–

*Tulisan asli dapat dibaca di Sabda Space.org atau silahkan klik di sini.

Iklan

Posted in Dunia Roh, Hai-hai punya tulisan, Seputar Pasar Klewer | Dengan kaitkata: | 1 Comment »

Binatang Raksasa

Posted by warungpenonton pada Oktober 8, 2008

Salam Para Pembaca,

Dalam kesempatan kali ini saya akan membagikan gambar-gambar yang merupakan bukti bahwa masih banyak hal-hal yang kadangkala menjadi misteri alam dan kebesaran Tuhan.

Seringkali pada saat saya menemukan sesuatu hal yang “tidak biasa”, saya selalu berusaha untuk mendapatkan bukti-bukti lain yang bisa mendukung akan ke-aslian/kebenaran hal-hal tersebut.Sesuatu yang sebelumnya dianggap sebagai sebuah hal yang hanya ada dalam khayalan, tentunya akan lain ceritanya jika kita bisa menyajikan sebuah gambar/foto sebagai sebuah bukti.

Dalam kesempatan ini saya akan membagikan beberapa foto-foto yang menggambarkan binatang-binatang yang berukuran Super Size, dalam arti lebih besar daripada ukuran normal.Biarlah kiranya dengan menatap foto-foto tersebut, mata kita dapat terbuka dan juga bisa semakin mengagumi hasil karya ciptaan Tuhan yang sungguh luar biasa.


Foto di atas pernah muncul di beberapa media di Indonesia sebelumnya, yang menggambarkan babi hutan terbesar yang pernah ditangkap, dan memecahkan rekord sebagai babi hutan liar terbesar dan terberat yang pernah ditangkap oleh manusia.
Nah apa pendapat para pembaca tentang kelinci raksasa di atas?

Atau mungkin tentang kucing raksasa?

Ikan mas raksasa…..nyam…nyam…nyam…

Nah setelah melihat foto-foto di atas, apakah pendapat para pembaca tentang binatang-binatang tersebut?

Semoga semua setuju bahwa Tuhan kita memang sungguh luar biasa…

Terima kasih

Posted in Lain-lain, Seputar Pasar Klewer | 2 Comments »

Kopi Darat Pasar Klewer 20/9/08

Posted by warungpenonton pada Oktober 3, 2008

Kopi Darat Pasar Klewer 20 September 08

Para blogger sekalian, tgl 20 sept 08 pasar klewer mengadakan Kopi Darat di kota solo.Kopi darat ini dimaksudkan untuk dapat mempererat tali persehabatan diantara para blogger Pasar Klewer.Para blogger yang biasanya hanya saling bertukar pendapat melalui tulisan, kini dapat berkesempatan untuk bertemu muka diantara mereka.

Memang hanya 7 orang yang menghadiri Kopi Darat tersebut.Akan tetapi 7 orang sudah lebih dari cukup untuk dapat membuat heboh kota Solo, terutama dengan hadirnya bintang tamu kita Mas Bule yang sengaja datang dari Belanda, hanya untuk menghadiri Kopi Darat tersebut….he he he…Gilee….

Kapan donk, bikin Kopi Darat di jakarta?

Kopi Darat Klewer 20/09/08

Kopi Darat Klewer 20/09/08

Posted in Seputar Pasar Klewer | Leave a Comment »

Kristen Tauhid Tidak Akui Trinitas

Posted by warungpenonton pada Oktober 2, 2008

Salam para pembaca,

Jangan kaget…..

Jangan panik…..

Para pembaca yang budiman, pernahkah anda mendengar tentang Kristen Tauhid?

Bagi yang belum, biarlah kiranya penonton mencoba menjelaskannya untuk anda sekalian.Berhubung masalah ini saling berkaitan satu dengan yang lain, dan juga sedang menjadi topik hangat di komunitas maya di Indonesia.

Apa sih yang disebut dengan Kristen Tauhid?

Apakah ada gereja yang menjalankan tata cara ibadah secara kristen Tauhid di Indonesia?

Apakah mereka syah dimata hukum?

Biarlah kiranya melalui kesempatan ini, kita akan mencoba mengulasnya bersama-sama…

Para pembaca yang budiman, Kristen Tauhid adalah sebuah aliran atau kelompok yang berbeda dengan kebanyakan aliran Nasrani.Perbedaan yang paling mendasar antara Kristen Tauhid dan aliran Nasrani lainnya adalah dari pada ketidak-percayaan Kristen Tauhid kepada Doktrin Trinitas.

Berdasarkan kesaksian salah seorang yang pernah mengikuti kebaktian secara Kristen Tauhid, kita dapat mengetahui beberapa hal menarik yang menjadi ciri khas Kristen Tauhid.

Seperti kebanyakan penganut Islam, dalam kebaktian mereka (Kristen Tauhid) juga mengucapkan sejenis sahadat.Mereka memanggilnya dengan sahadat kristiani.

Mereka mengucapkan laillahailallah Isarukhallah. “yang merupakan shahadat Kristiani, artinya tiada Tuhan selain Allah, Isa adalah roh Allah”.

Di Semarang anda dapat menemukan sebuah gereja dengan tata cara penyembahan secara Kristen Tauhid atau UNITARIAN.Gereja tersebut mempunyai nama Gereja Jemaat Allah Global Indonesia atau disingkat dengan JAGI.Gereja tersebut berada dibawah pimpinan Pendeta Aryanto Nugroho sebagai pengajar doktrin kontra Trinitas.

Selain menetapkan hari sabtu sebagai hari untuk beribadat, gereja tersebut juga cukup banyak menarik minat pengunjung.Tidak banyak yang dapat dilihat dari sebuah Gereja Kristen Tauhid , jika hanya sekedar dilihat dari luar. Anda harus turut dalam tata cara kebaktian mereka untuk dapat menyadari perbedaan-perbedaan yang mereka miliki.

Sebagai tambahan, aliran Kristen Tauhid telah disahkan oleh Bimas Kristen Departeman Agama RI pada tahun 2000 lalu.

Di Indonesia aliran kristen Tauhid kembali membuat gebrakan dan serangan kepada aliran-aliran besar lainnya (Katolik, Protestan, Reform, dan semua yg mengakui doktrin Trinitas) setelah FransDonald menuliskannya dalam sebuah buku.

Pemikiran yang memprotes dasar iman Kristiani tentang Allah dan Yesus ini dituangkan oleh Frans Donald dalam buku Allah dalam Al Kitab dan Al Quran. Buku tersebut juga dikatakan mendapat sambutan yang luar biasa dari Pendeta Dr Tjahjadi Nugroho, MA. Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia sebagai buku yang menggebrak dasar-dasar kepercayaan injil yang paling dasar.

Di dalam persatuan Uniterian Internasional (yang sering memakai lambang yg mirip dengan lampu teplok minyak), kita juga akan menemukan doktrin-doktri sejenis, mirip dengan yang terdapat dalam buku-buku Frans Donald.

Di Indonesia pada khususnya, orang-orang Kristen Tauhid sering kali disangka sama dengan aliran Saksi Yehova.

Orang-orang Kristen Tauhid juga memainkan peranan di dalam kelompok lintas agama di Indonesia (oleh karena doktrin mereka yang memungkinkan mereka berjalan bersamaan tampa saling bertabrakan dengan kaum muslim).

Mungkinkan Kristen Tauhid bakal menjadi seperti cerita Ahmadiah di Indonesia?

Untuk sementara waktu, tidak ada tanggapan dari organisasi gereja tentang sesat atau tidaknya Kristen Tauhid.Organisasi pusat Gereja di Indonesia seperti biasanya terkesan lambat dalam menyampaikan pendapat ataupun sekedar mengambil tindakan pencegahan, demi menghindari bentrokan antara ormas-ormas kristen.

Banyak pihak-pihak yang sedang menyoroti perkembangan golongan Kristen Tauhid yg dirasakan sebagai gerakan arus bawah yang benar-benar bisa menggoyahkan pondasi kepercayaan iman dasar ke-Kristenan.

Dalam blog-nya penonton dapat menyimpulkan bahwa Kristen Tauhid di Indonesia tentunya mempunyai dasar-dasar argumentasi yang tidak dapat dipandang dengan sebelah mata.

Frans Donald sendiri (yang juga dikenal sebagai tulang punggung kristen Tauhid), telah menuliskan sebuah surat terbuka kepada Pdt Stephen Tong, sebagai sanggahan beberapa komentar Pdt Tong terhadap aliran Kristen Tauhid.

Dalam blog tertulis jug dapat dengan jelas terlihat dasar-dasar argument mereka (Kristen Tauhid), yang dengan jelas telah menolak kebenaran Doktrin Trinitas.

Terlepas daripada keberadaan Kristen Tauhid yang dipercaya dapat meredam bentrokan antara Kristen dan Islam, penonton berpendapat bahwa aliran tersebut masih banyak perlu melewati proses pengujian.

Oleh karenanya maka penonton akan mencoba menuliskan masukan-masukan dan juga perkembangan-perkembangan berita tentang hal-hal yang menyangkut Kristen Taulid, dalam bentuk tulisan bersambung dalam kolom komentar.

Biarlah kiranya sepenggal informasi penonton, dapat menjadi masukan bagi para pembaca sekalian,juga agar kiranya kita dapat semakin waspada dalam menyadari kehadiran doktrin-doktrin baru yang telah berada di tengah-tengah masyarakat.

Terima Kasih,

From Oz Far…far…away

Posted in Kristen Tauhid / Unitarian, Seputar Pasar Klewer | Dengan kaitkata: , | 1 Comment »